My Recycle Bin

Blog ini berisi tentang segala unek-unek gw or cerita-cerita yang pengen gw keluarin, itulah sebabnya mengapa dinamakan recycle Bin.

Ketika Saddam Husain berkuasa dulu, dia ingin sekali menakut-nakuti seluruh dunia. Caranya, dia memanggil panglimanya yang tengah bergerilya dan memerintahkan supaya seluruh pesawat yang ada di lapangan Baghdad dipasang bom waktu.

Panglima : “Seluruhnya Pak Saddam?”
Saddam : “Eh, Jangan. Ente nggak boleh masang bom waktu di pesawat Irak sendiri, dan juga jangan di pasang di Pesawat Indonesia, yang rugi kita juga.”

Panglima : “Lah!…yang pertama OK dah, tapi apa ruginya masang di Pesawat Indonesia?. Apa kita takut ama mereka?”
Saddam : “Bukan, soalnya pesawat Indonesia suka telat. Entar meledaknya di sini juga.”

Panglima : “Oooo….!”

ALAM perjalanan kereta Parahyangan dari Gambir ke Bandung , duduk berhadapan 4 orang penumpang :

* Satu nenek

* Satu mahasiswi cantik

* Satu mahasiswa laki-laki

* Satu tentara

Mereka tidak saling mengenal satu dengan yang lainnya. Perjalanan nyaman2 saja, ketika masuk ke terowongan tiba2 lampu mendadak mati pula.
Gelap gulita. Tiba-tiba terdengar suara kecupan yang keras...Cap, cip, cup!.

Namun segera diikuti satu suara tamparan yang tidak kalah kerasnya...

Plak, Plek, plak, Gedubrak!!! Ketika terowongan itu akhirnya terlewati, keempat penumpang itu saling bengong dan saling memandang,

Sang nenek dalam hati: "Dasar anak mahasiswa muda, mentang-mentang tempat gelap langsung aja cium mahasiswi cantik itu. Rasain loe kena gaplok" !!!

Si Mahasiswi cantik dalam hatinya: "Biar rasa loe !!! gelap-gelap asal cium, kena deh loe cium nenek itu, dan kena gaplokan juga lagi.! hihihi..

Si tentara dalam hati: "Busyet dah, enak bener tuh mahasiswa. Dia yang nyium cewek, eh gua yang kena gaplok... #$%$ "!!

Si mahasiswa laki itu berkata dalam hati : "He.. he.. mumpung gelap, tadi gua cium aja tangan gua sendiri, dan gua gaplok sekalian itu tentara belagu. Kapan lagi mahasiswa bisa gampar tentara" !!!...

Pada suatu hari Tutut, anaknya Soeharto, lewat di jalan tol di Jakarta.:

Penjaga Tol: "3000 rupiah".
Mbak Tutut yang emangnya ngak punya uang seribuan mengeluarkan uang 50 ribu rupiah langsung saja menyodorkan tuch uang.

Penjaga Tol: "Ini Bu, kembaliannya."
Mbak Tutut: "Sudah...simpan saja buat keluarga anda."

Penjaga tol merasa senang karena menerima 47 ribu rupiah dan langsung berterima kasih kepada Mbak Tutut.

Setelah beberapa jam Tommy dateng melewati jalan tol tersebut. Karena mereka tuch anaknya Soeharto, ngak punya uang receh, Tommy mengeluarkan uang 20 ribuan.

Penjaga Tol: "Ini Pak, kembaliannya 17 ribu."
Mas Tommy: "Sudahlah, simpan aja buat sekolah anak anda."
Penjaga langsung memasukan kembalian itu ke kantongnya dan berterima kasih banyak ke Tommy.

Setelah beberapa jam Pak Soeharto dengan mobilnya lewat jalan tol. Pak Harto mengeluarkan uang 5000 rupiah dan disodorkan ke penjaga tol.
Bapak Soeharto menunggu uang kembaliannya itu dan setelah menunggu 5 menit, ditanyanya kepada penjaga tol.

Bapak

Soeharto: "Lho, mana uang kembalian saya ?"
Penjaga Tol: "Ah Bapak, masa uang 2000 rupiah aja dibalikin. Tadi Mbak Tutut dan Mas Tommy lewat kembaliannya 47 ribu dan 17 ribu aja diberikan ke saya, masa Bapak yang 2000 aja minta kembalian?? "

Soeharto: "Tunggu dulu mas !! Anda tau sapa Tutut dan Tommy??"
Penjaga Tol dengan cekatan menjawab: "Yach tahu Pak! Pertanyaan gampang tho, jelas Mbak Tutut dan Mas Tommy tuh Anaknya Presiden."

Bapak Soeharto: "Pinter kamu, tahu mereka anak Presiden. Nah sedangkan saya kan cuma Anak Petani !! Sekarang, mana kembalian saya??"
Penjaga Tol : !@$@!$!%!^$@^


Humor Tambahan ...

Konsep Programming dari BH ( Bra ) :

"JIKA dikenakan dapat mengencangkan 2 benda, tetapi bila ditanggalkan MAKA Dapat mengencangkan 1 benda..."
execute... success. Program work completed.

he..he...he...

Ada seorang anak bernama Ponidi.Dia terkenal sangat bodoh. Suatu hari Ponidi disuruh ibunya jualan ayam ke pasar.

Karena tau kalo anaknya itu bodoh, Ibu pun memberinya nasehat.

"Jika ada yang bertanya siapa kamu, jawabnya anak mak sarimah, jika ada yang bertanya apa yang kamu bawa, jawabnya seekor ayam, jika ada yang menawarkan dengan harga murah, jawabnya sebegitu belum cukup, dua kali lipatnya.. jika orang itu mau beli, jawabnya iya.."

di
perjalanan Ponidi bertemu dengan seorang polisi

Polisi : "Apa yang kamu bawa?"
Ponidi : "Anak mak sarimah.."

Polisi mulai berang

Polisi : "Kamu tau siapa saya?"
Ponidi : "Seekor AYAM.."

Polisi marah

Polisi : "Kurang ajar kamu ya!! ku tampar kamu 2 kali ya!!"
Ponidi : "Sebegitu belum cukup.. dua kali lipatnya.."

Polisi pun menampar dia 4 kali

Polisi : "Masih mau ditampar??!!"
Ponidi : "IYA"
Polisi : "????!!!?"

Dua pemuda memutuskan untuk pulang melewati kuburan guna mempersingkat jalan. Untuk menghilangkan rasa takut, mereka menyusuri kiburan tersebut sambil bercerita dan tertawa-tawa.

Tiba-tiba di tengah kuburan mereka mendengar suara orang mengetuk-ngetuk batu dengan pahat. mereka diam karena takut dan coba mendengarkan
dari mana datangnya suara itu.

Ternyata ada seorang tua yang sedang memahat batu nisan. " Hai Pak Tua, Bapak ngagetin kami aja, kami kira hantu. Apa yang Bapak kerjakan malam - malam begini?"

Tanpa menoleh kepada kedua pemuda ini, si Pak Tua ngedumel, " Orang -orang bodoh itu.... mereka salah menulis nama saya ....."